Catatan Perjalanan Hong Kong – Macau – Shenzhen (Day 6 – end)

Minggu, 18 Mei 2015

Hari ini adalah saatnya kembali ke negara tercinta, Indonesia. Betapa kami sangat merindukan keramahan masyarakat Indonesia, makanannya yang kaya rempah dan tentu saja enak, serta merindukan mobil kami karena disini harus jalan kaki jauh kemana-mana menggunakan public transportation. Yah walaupun transportasi umum disini aman dan nyaman tapi tetep aja capek jalan kakinya itu, hehe.

Dari apartemen kami, kami berjalan kaki ke Jordan road sampai menemukan halte bus untuk bus nomor A22 yang ke arah Hong Kong International Airport. Kenapa kami memilih naik bus? Silakan baca tulisan saya sebelumnya “Catatan Perjalanan Hong Kong – Macau – Shenzhen (Day 1)”. Perjalanan ke airport ini ditempuh dengan waktu 1 jam. Sesampainya di airport, terminal 2, kami langsung mengurus check in dan diinfokan oleh petugasnya kalau boarding gate kami cukup jauh, gate 70.

Di airport ini kami mencari counter untuk refund balance Octopus Card yang terletak dekat stasiun MTR Airport Express. Saldo kami dipotong masing-masing HKD 9 untuk admin fee. Setelah dipotong admin fee, kami menerima sisa uang kami sebanyak HKD 64,6 untuk masing-masing orang. Selesai urusan Octopus Card, kami breakfast dulu disebuah toko yang terletak di lantai bawah dari check in counter terminal 2. Ternyata lumayan murah juga dan dengan porsi yang banyak, dapat bubur, mie goreng, dan milk tea. Yah tapi rasanya agak kurang berbumbu lah khas masakan di Hong Kong.

Setelah breakfast, kami langsung bergegas ke arah imigrasi untuk menuju gate 70 itu. Ternyata oh ternyata memang jauh banget gate-nya. Selesai dari imigrasi kami harus naik kereta dulu menuju terminal 1, kemudian disitu baru jalan kaki menuju gate 70 yang letaknya agak ujung. Maklum lah naik penerbangan LCC yang murah meriah, hahaha. Jadi kalau kamu nantinya boarding di gate 70 ya jangan mepet-mepet ya waktunya. Bangunan airport-nya gede banget! Sampe capek lari-lari ngejarin waktu boarding. Oya, pas di imigrasi Hong Kong sebelumnya, air minum kita akan disuruh buang / habiskan, tapi jangan khawatir karena di dekat toilet boarding gate ada drinking water tap, jadi kita bisa refill botol minum kita for free. Daripada harus beli air minum di pesawat nanti kan mahal, 1 botol kecil aja harganya SGD 4.

Pesawat Tiger Air kami berangkat tepat waktu jam 10:50 A.M dari Hong Kong menuju Singapore. Transit di Singapore sekitar 3 jam-an baru kemudian berangkat ke Jakarta jam 06:10 P.M. Setibanya di SIngapore, sekitar jam 02:40 P.M kami mengurus boarding pass penerbangan ke Jakarta di Transit Lounge, kemudian langsung menuju food court yang bernama Universal Dining di lantai 2 untuk lunch. Setelah itu kami menuju ke movie theatre untuk menghabiskan waktu dengan nonton dan tidur-tiduran. Efek kecapekan jalan-jalan di Hong Kong – Macau – Senzhen. Mendekati waktu boarding kami bergegas menuju boarding gate. Di boarding gate ini juga nantinya air minum kita akan diminta untuk buang / habiskan. Tapi di dalam ruang tunggu-nya akan ada drinking water tap koq untuk refill. Tepat jam 06:10 P.M pesawat kami terbang ke Jakarta.

Review Today Expenses:

  • Breakfast at Hong Kong International Airport: HKD 48 = IDR 81.552
  • Snack at Sevel Hong Kong International Airport: HKD 32 = IDR 54.368
  • Admin refund fee Octopus Card for 2 person: HKD 18 = IDR 30.582
  • Refund balance Octopus Card for 2 person: (-HKD 129,2) = (-IDR 219.510)
  • Lunch at Changi: SGD 14,8 = IDR 145.854

Total Today Expenses in IDR = 92.846

(Exchange Rate kami sesuai yang ditukarkan ke money changer per 11 Mei 2015: HKD = 1699, CNY = 2114, SGD = 9855)

Banyak teman saya yang bertanya, habis berapa biaya liburan ke Hong Kong – Macau – Shenzhen kemarin. Nah ini saya kasih summary-nya ya. Harga disini tidak termasuk shopping-shopping heboh lho ya. Prinsip saya dan suami kalau travelling itu lebih ke arah sightseeing dan merasakan experience hidup di kota / negara lain. Khusus kalau travelling ke negara lain, kami ga melakukan wisata kuliner. Lebih ke arah makan untuk bertahan hidup, enak ga enak telan aja deh, yang penting murah dan bersih makanannya, hahaha. Berasa banget lho uang Rupiah (IDR) kita itu jadi kecil kalau hidup di negara lain, terutama negara yang lebih maju dari Indonesia.

Summary Expenses:

  • Return ticket Jakarta – Hong Kong – Jakarta Tiger Air 13 – 18 May 2015 for 2 person: IDR 6.420.837 (harga ini sudah saya tambahkan biaya bagasi 20 kg untuk Jakarta ke Hong Kong dan 25 kg untuk Hong Kong – Jakarta). Saat saya beli tiket ini tgl 16 April 2015 kurs SGD = 9471. Untuk Tiger Air ini fare-nya dalam mata uang SGD. Jadi mungkin kalau kalian beli tiket harga dalam SGD-nya sama dengan tiket saya ini tapi nilai kursnya berubah ya bisa jadi harga tiket kalian akan lebih murah atau lebih mahal.
  • Apartemen Austin Inn via AirBnB untuk tanggal 13 – 18 May 2015: IDR 2.200.000. Harga ini juga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung nilai kurs ya. Untuk Austin Inn ini harganya akan makin murah kalau kita stay-nya lebih lama.
  • Day 1: IDR 847.647 (incl. meals & Octopus Card for 2 person)
  • Day 2: IDR 534.845 (incl. meals & Octopus Card for 2 person)
  • Day 3: IDR 1.770.358 (incl. meals, Octopus Card, TurboJet Round Trip Ticket for 2 person)
  • Day 4: IDR 2.483.738 (incl. meals, Octopus Card, WoW admission fee, Splendid China admission fee, Metro Shenzhen for 2 person, VoA Shenzhen for 1 person)
  • Day 5: IDR 1.695.602 (incl. meals, Octopus Card, Cable Car Ngong Ping Round Trip Ticket for 2 person, shopping at Giordano & Ladies Market)
  • Day 6: IDR 92.846 (incl. meals & Octopus Card for 2 person)

TOTAL EXPENSES: IDR 16.045.873

Catatan Perjalanan Hong Kong – Macau – Shenzhen (Day 1)

Kebetulan di minggu ini ada hari kejepit nasional di Indonesia, yaitu libur tanggal merah di hari Kamis tanggal 14 Mei 2015. Dari 3 minggu sebelumnya sudah gelisah mau merencanakan liburan kemana. Eh pas browsing-browsing saya nemu tiket murah Tiger Air Jakarta – Hong Kong, harga untuk 2 orang Jakarta – Hong Kong PP adalah IDR 6.420.837 per tgl 16 Aoril 2015 (sudah include bagasi 20 kg untuk rute Jakarta – Hong kong dan 25 kg untuk rute Hong Kong – Jakarta, bagasi saya beli untuk 1 orang saja dengan pertimbangan barang bawaan kami tidak begitu banyak). Untuk ukuran penerbangan selama 5 jam one way, harga segitu murah banget menurut saya, artinya per orang dapat harga sekitar IDR 3,2 juta PP atau IDR 1,6 juta one way. Sekedar perbandingan saja, untuk rute domestik Jakarta – Balikpapan yang lama penerbangannya 2 jam saja harga tiket udah IDR 800 ribu – 1,2 juta one way. Setelah merundingkan jadwal kerja suami, akhirnya disepakati kami akan berlibur ke Hong Kong tanggal 13 – 18 Mei 2015. Saya cek musim di Hong Kong pada saat itu, belum masuk musim panas. Masih oke lah cuacanya untuk jalan-jalan. Tapi setelah diliat-liat lagi, sayang ah kalau 5 hari cuma di Hong Kong. Jadi Kami nambah tujuan wisata ke Macau dan Shenzhen yang tidak begitu jauh lokasinya dari Hong Kong.

Untuk hotel disepakati kami akan tetap stay di Hong Kong aja karena ribet tiap kali ganti kota bebawaan koper. Baca dari beberapa blog lain juga memungkinkan koq untuk PP dalam 1 hari ke Macau dan Shenzhen dari Hongkong. Mulailah saya cek hotel di Agoda dan booking.com. Eh busyet, mahal banget tuh hotel-hotel di Hongkong. Lagian saya mikir, ngapain juga hotel bagus-bagus kalau nantinya juga ditinggal jalan seharian. Hotel itu cuma untuk tempat istirahat aja, bukan untuk menikmati fasilitas hotelnya juga. Jadi saya berinisiatif untuk mengecek sewa apartemen di Hong Kong di situs AirBnB. Rata-rata apartemen yang disewakan ukurannya kecil banget, bahkan ada yang review untuk taruh koper aja di kamar ga muat, ckck. Memang sih konon properti di Hong Kong itu harganya selangit gitu, jadi biar terjangkau dibuatlah versi yang kecil-kecilnya. Tapi kadang ukuran kecilnya itu kelewatan deh! Saya akhirnya dapat apartemen tipe studio dengan ukuran yang cukup manusiawi untuk 2 orang. Yang penting bisa lah masuk 2 koper dan lalu-lalang dengan cukup leluasa. Dari beberapa review tamu yang pernah nginap disana juga dibilang cukup oke apartemennya. Dari segi lokasi cukup dekat dengan 3 stasiun MTR, halte bus, dan toko 7-11 (Seven Eleven / Sevel). Harganya termasuk sangat murah untuk ukuran Hong Kong. Saya dapat harga IDR 2.200.000 untuk 5 malam! Wow banget.. karena standar penginapan di Hong Kong itu biasanya 700 ribu per malam untuk ukuran guesthouse. Langsung deh saya booking aja. Nama Apartemennya Austin Inn yang berlokasi di Man King Building.

Beberapa hari sebelum keberangkatan saya udah nukarin duit ke mata uang HKD (Hong Kong Dollar), CNY (Chinese Yuan / RMB) dan SGD (Singapore Dollar). Kenapa tiba-tiba jadi ada SGD? Karena Tiger Air ini ga ada direct flight ke Hong Kong, jadi transit dulu di Changi Airport, Singapore, selama 4 jam. Kalau butuh beli makan di Changi kan harus sedia SGD.

Jreng.. jreng.. Tibalah menuju hari keberangkatan. Hong Kong we’re comiing…!!

Rabu, 13 Mei 2015

Pesawat kami yang dijadwalkan berangkat ke Singapore 09:45 A.M berangkat tepat waktu dan landing di Changi International Airport, tepatnya di Terminal 2 sekitar 12:40 P.M. Setelah mengurus transit transfer ke Hong Kong, kami pun lunch di food court lantai 3 yang bernama “Universal Dining”. Kayaknya sih ini kantin staff-nya Changi, karena beberapa kali saya lihat di counter ada special price untuk staff dan memang banyak staff yang makan disitu. Harganya termasuk murah untuk ukuran harga makanan Singapore. Harga makanan berkisar SGD 4-8 per porsinya.

Sambil menunggu penerbangan kami ke Hongkong, kami eksplor sana-sini di Changi. Untuk kalian yang baru pertama kali ke Changi pasti akan terkagum-kagum dengan bandara ini. Bagus banget dan full entertainment, sangat memanjakan pengunjungnya. Ga heran Changi ini mendapatkan World Best Airport Award. Beberapa fasilitas yang ada di Changi Terminal 2 yang bisa diakses secara free untuk pengunjungnya: free wifi, drinking water tap (lokasinya dekat toilet), movie theatre, gaming center, kursi untuk tiduran, taman, mesin pijat kaki (dekat ruang tunggu di tiap gate), dll. Oya, untuk kalian yang punya waktu tunggu 5 jam atau lebih ke penerbangan berikutnya juga tersedia free tour lho dari Changi untuk keliling melihat kota Singapore. Bisa dilihat langsung di website Changi: http://www.changiairport.com. Interior dan eksterior bandaranya juga keren banget.

2015513122125

2015513134429

2015513132649

Pesawat kami ke Hongkong berangkat tepat waktu dari Changi 04:00 P.M dan tiba di Hongkong International Airport 08:05 P.M. Selesai urusan imigrasi dan bagasi, kami langsung dinner di McD. Kenapa McD? Karena waktu itu yang menurut kami harganya cukup terjangkau di bagian arrival ya McD. Akan tetapi saudara-saudara, jangan berharap menemukan yang namanya menu nasi di McD ini. McD di Hong Kong cuma jualan paket burger + french fries aja, hiks. Mana ga ada pula tuh yang namanya saus sambal disana, ckck. Untung aja saya udah siap sedia dengan bawa saus sambal sachet 1 pak dari Indonesia, hoho. Mana enak sih makan french fries dan burger kalau ga pake saus sambal? tawar deh.

Setelah makan kami membeli Octopus Card yang berlaku sebagai alat pembayaran moda transportasi di Hong Kong (MTR / subway, bus, ferry antar pulau) seharga HKD 150 per orang. HKD 100 adalah saldo yang bisa dipakai untuk transaksi dan HKD 50 untuk deposit jaminan kartu yang bisa di-refund ketika kita mengembalikan kartunya. Setelah itu kami menuju terminal bus di airport. Terminal bus ini rapi dan bersih banget. kita menunggu sesuai dengan jalur bus-nya. Tiap bus punya jalur sendiri-sendiri. Sesuai petunjuk dari Austin si empunya apartemen, kami mengambil bus nomor A22 menuju Shanghai Street (pemberhentian ke-3). Sampai di Shanghai Street sekitar 45 menit dari airport. Jauh kaan?! Pantes aja pas tap Octopus Card-nya kelihatan biaya bus-nya HKD 39 per orang. Dari Shanghai Street menuju apartemen kami tinggal jalan kaki sekitar 10 menit.

Apartemen kami kamarnya cukup leluasa untuk 2 orang. Ada kamar mandi dalam, AC, TV, bahkan disediakan juga lho hair dryer dan sabun – shampo untuk mandi. Seprai dan selimut juga sudah tersedia di apartemen. Hanya saja agak kaget ngeliat ukuran ranjangnya. Kirain dapet queen size bed, eh ini malah yang lebih kecil ukuran double bed aja, 140 x 200 cm. Ya sudahlah yang penting bersih dan nyaman kamarnya.

2015513211827

Review Today Expenses:

  • Drinking water at Tiger Air: SGD 4 = IDR 39.420 (terpaksa beli karena ga ada drinking water tap di Soekarno Hatta Airport, pas di imigrasi bandara tidak dijinkan untuk membawa air minum)
  • Lunch at Changi Terminal 2: SGD 16,5 = IDR 162.607
  • Octopus Card for 2 person: HKD 300 = IDR 509.700
  • Dinner at Hong Kong Airport: HKD 80 = IDR 135.920

Total Today Expenses in IDR = 847.647

(Exchange Rate kami sesuai yang ditukarkan ke money changer per 11 Mei 2015: HKD = 1699, CNY = 2114, SGD = 9855)

To Be Continued…