Mengirim Mobil Ke Batam Via Ekspedisi

Selain mengurus perpanjangan paspor, salah satu tujuan utama saya dan suami berangkat ke Tangerang kemarin adalah untuk mengurus pengiriman mobil kami yang ada di Tangerang ke Batam. Selama ini di Batam, kurang lebih 6 bulan, kami terpaksa sewa mobil bulanan. Walaupun sudah dapat harga yang menurut saya termurah, tapi tetap saja kalau dilanjutkan akan mengganggu cash flow keuangan kami. Apalagi sekarang kami harus lebih banyak menabung untuk persiapan kelahiran anak bayi di bulan Desember 2020.

Untuk pengiriman mobil dari Tangerang ke Batam, dari hasil penelusuran di Google, ada beberapa alternatif, yaitu:
1. Self-driving menyebrang via pelabuhan Merak-Bakaheuni lanjut lewat jalan Lintas Sumatera sampai ke Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau, kemudian menyebrang dengan Kapal Roro ke Tanjung Balai Karimun dan sambung lagi dengan Kapal Roro tujuan ke Batam (Sumber: kikiwisaka.wordpress.com, tahun 2015). Cara ini memakan waktu sekitar 1 minggu-an, belum pula capek di jalan atau gangguan kriminalitas yang rentan terjadi di jalan Lintas Sumatera (tukang palak). Jadi pak suami tidak mau menempuh cara ini.
2. Mengatur kirim sendiri via kapal Pelni. Tapi khusus kapal Pelni, mereka menyewakan dalam bentuk container. Satu container dihitung sekitar 10 Juta Rupiah (hanya biaya pengiriman, belum termasuk biaya administrasi. Sumber: Tribun Batam, tahun 2018) yang bisa kita isi mobil dan juga barang-barang lainnya. Dikarenakan saya dan suami hanya mau mengangkut mobil, opsi ini tidak sesuai dengan tujuan awal kami.
3. Mengatur kirim via ekspedisi. Kalau via ekspedisi, ada 2 pilihan pengiriman: port to port atau door to door. Tentunya kalau port to port akan lebih murah daripada door to door. Untuk alasan kepraktisan, pak suami memilih layanan door to door saja. Tinggal duduk manis di rumah menunggu mobil datang. Estimasi kedatangan mobil di tujuan tergantung dari jadwal kapal yang ada.

Memilih ekspedisi untuk pengiriman mobil ke Batam cukup beresiko kalau hanya bermodalkan review di internet. Resiko paling parah adalah bisa-bisa mobil kita rusak / hilang di jalan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saya meminta rekomendasi jasa ekspedisi dari teman saya (you know who you are, hehe) yang sudah pernah menggunakan jasa ekspedisi untuk mengirim mobil dari Bandung ke Balikpapan. Konon dia juga dapat nama ekspedisi itu dari rekomendasi kantor suaminya. Jadi cukup terpercaya lah buat saya.

Jasa ekspedisi yang direkomendasikan teman saya itu adalah Canonnex. Berikut adalah alur pengiriman mobil kami dari Tangerang ke Batam via Cannonex:

21 Agustus 2020
Pak suami mengisi formulir permintaan pengiriman kendaraan yang ada di website Canonnex: https://cannonex.co.id/nav_order.php. Setelah itu pihak Cannonex akan membalas via e-mail untuk verifikasi data yang kita input.

24 Agustus 2020
Petugas Cannonex menghubungi pak suami via WA atau telepon dan meminta pak suami mengirim foto KTP, STNK dan BPKB. Petugas Cannonex juga menginfokan biaya pengiriman mobil ke pak suami, yaitu sebesar Rp. 8,5 Juta Rupiah dengan perincian:
– Biaya Kirim Mobil dari Tangerang ke Batam (door to door service): Rp. 8.200.000
– Premi asuransi: Rp. 300.000

31 Agustus 2020
Petugas Cannonex menginfokan jadwal operasional kapal Roro ke Batam. Estimasi kapal akan berangkat hari Jumat atau Sabtu (tanggal 4 atau 5 September 2020). Kepastiannya akan diinformasikan lagi kemudian.

1 September 2020
Petugas Canonnex mengkonfirmasi jadwal keberangkatan kapal Roro ke Batam adalah tanggal 7 September. Oleh karena itu, driver Canonnex akan pick-up mobil di Tangerang sehari sebelum jadwal keberangkatan kapal (biar tidak terlalu lama menunggu di pelabuhan). Pak suami dan petugas Canonnex menyepakati jadwal pick-up mobil di Tangerang.

4 September 2020
Petugas Cannonex meminta foto NPWP pak suami. Petugas juga menginformasikan dokumen yang harus disiapkan pak suami saat pengiriman, yaitu STNK asli dan fotokopi BPKB. Selain itu, petugas juga memperingatkan pak suami untuk mengirim mobil dalam keadaan kosong (tanpa muatan barang apapun) karena kalau ada kehilangan barang dalam mobil saat pengiriman, pihak Cannonex tidak mau bertanggungjawab.

6 September 2020
Petugas Cannonex menginfokan data diri driver yang akan pick-up mobil di Tangerang berupa foto surat tugas, KTP, SIM A dan nomor handphone-nya. Sekitar jam 11 siang, driver Cannonex sampai di depan rumah Tangerang dengan membawa surat tugas dan beberapa dokumen yang harus ditandatangani pak suami. Driver-nya pun tampak profesional dengan mengenakan seragam Cannonex. Sebelum serah terima mobil kedua pihak juga melakukan pemeriksaan fisik mobil (apakah ada baret, penyok, dan lain-lain) serta foto keempat sisi mobil. Pemeriksaan fisik ini gunanya adalah untuk klaim asuransi ketika mobil diterima di tujuan dalam keadaan rusak. Setelah itu, mobil dibawa pergi oleh driver ke Pelabuhan Tanjung Priok.

7 September 2020
Petugas Cannonex menginformasikan ada keterlambatan jadwal kapal Roro berangkat karena masih menunggu muatan. Invoice dikirim via WA ke pak suami.

10 September 2020
Petugas Cannonex menginfokan bahwa kapal ke Batam akan berangkat malam ini. Nama kapal yang berangkat adalah MV Ostina. Dengan mengetahui nama kapal ini kita bisa melakukan tracking posisi kapal di website, tapi kadang GPS kapalnya suka error / offline jadi tetap harus pantau via petugas Cannonex.

11 September 2020
Pak suami transfer biaya pengiriman sesuai invoice yang dikirim Cannonex. Petugas menginfokan bahwa kapal MV Ostina sudah berangkat semalam dengan rute kapal ke Batam dan Belawan. Estimasi akan sampai di Belawan tanggal 16 September 2020.

16 September 2020
Petugas Cannonex menginformasikan bahwa kapal MV Ostina kemarin subuh baru bersandar di Belawan dan setelah itu langsung berangkat ke Batam. Kalau sudah selesai bongkar di Batam akan diinfokan lebih lanjut untuk diatur jadwal kirim ke alamat tujuan di Batam.

19 September 2020
Petugas Cannonex menginformasikan bahwa kapal MV OStina baru bersandar di Batam kemarin malam. untuk pengurusan bongkar kapal dan administrasi di pelabuhan Batam (Batu Ampar) bisa memakan waktu sekitar 2 hari. Setelah itu baru akan dikirim ke alamat tujuan di Batam. Pada siang hari, tiba-tiba ada driver Cannonex yang contact pak suami menginformasikan mau kirim mobil ke alamat di Batam. Mobil sampai dengan selamat di rumah Batam sekitar jam 2 siang. Pak suami dan driver Cannonex sama-sama melakukan pemeriksaan fisik mobil saat serah terima. Tidak ada cacat atau rusak di mobil. Hanya saja mobil jadi kotor berdebu sekali. Tapi hal ini minor buat kami.

Demikianlah pengalaman saya dan pak suami menggunakan jasa ekspedisi Cannonex untuk pengiriman mobil. Kalau tentang harga, sebetulnya harga yang diberikan Cannonex ini cukup bersaing. Hanya saja pada dasarnya biaya pengiriman mobil ke Batam memang lebih mahal dibandingkan tujuan ke Kalimantan atau Sumatera. So far, service dari Cannonex cukup baik buat kami.

Contact:
Cannonex
Website: https://cannonex.co.id/nav_contact.php

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s