Mini Rice Cooker (Travel Size)

Nasi adalah makanan pokok bagi sebagian besar warga Asia. Termasuk saya. Perut ini rasanya belum puas dan kenyang kalau belum makan nasi. Hahaha. Tantangan tentang makan nasi ini biasanya terjadi saat travelling. Tidak semua negara yang dikunjungi makanan pokoknya adalah nasi. Kalau hanya sekedar travel di Asia sih masih aman. Bahkan waktu di negara Jepang, saya merasanya nasinya lebih enak dan pulen daripada di Indonesia. Lain halnya kalau merencanakan travel ke negara Barat atau biasa disebut negara “bule” dimana keberadaan nasi agak jarang dan lebih dominan ke arah roti dan kentang. Kalaupun ada nasi mungkin harga dan rasanya tidak sesuai. Oleh karena itu, saya rela membawa rice cooker untuk keberlangsungan makan layak (dan juga hemat) selama travel. Hahaha.

Penting bagi saya untuk memiliki rice cooker yang berukuran mini untuk kebutuhan travel supaya tidak makan tempat dan jatah bagasi pesawat. Survey pun saya lakukan untuk mendapatkan rice cooker yang sesuai. Saya berencana untuk membawa rice cooker ini saat travel ke Australia bulan September 2019 nanti.

Dari hasil survey, ternyata tidak banyak merk rice cooker yang menyediakan ukuran mini untuk travel. Ukuran rice cooker yang ideal menurut saya untuk dibawa travel adalah rice cooker kapasitas 0,3 Ltr. Beberapa merk yang saya temui adalah: Oxone, Kris dan Cosmos. Berikut adalah perbandingan diantara ketiga merk tersebut:

  • Rice cooker Mini Oxone (OX182)
    Paling gampang ditemui di toko elektronik yang ada di mall. Waktu itu saya lihat di toko Best Denki. Bentuknya mirip rantang. Tapi bahan plastiknya kurang bagus menurut saya, terutama di bagian klep penutup pancinya, gampang patah. Hanya ada 1 tombol “cook” yang bentuknya seperti saklar. Voltase-nya standar 220 V – 50 Hz. Daya listriknya cukup besar dibanding yang lain, yaitu 230 Watt. Hal ini menyebabkan rice cooker ini lebih cepat dalam memasak nasi. Dari review yang saya baca, hanya butuh sekitar 20 menit-an sampai nasi menjadi matang. Dimensi: Diameter 15 cm dan tinggi 18 cm. Berat sekitar 1,2 kg. Harga mulai dari 285 ribu Rupiah kalau di Market Place, sedangkan di toko elektronik yang ada di mall harganya berkisar 400 ribu Rupiah. Saya tidak memilih rice cooker ini dengan pertimbangan klep yang gampang patah. Selain itu, desain gagang tutup pancinya harus dilepas saat membuka klep, alhasil kita harus pegang langsung tutup pancinya saat membuka rice cooker. Tentu saja tangan jadi beresiko kena panas dari proses pematangan nasi.

    Screenshot_20190820-172455-01.jpeg
    Picture from Tokopedia
  • Rice Cooker Mini Kris
    Merk Kris ini barangnya bisa kita temui pada toko Ace Hardware yang ada di mall. Ada beberapa jenis rice cooker mini yang ada disana, dari yang model konvensional dan juga digital. Harga variatif, mulai dari 220 Ribu Rupiah. Voltase-nya standar 220 V – 50 Hz. Daya listrik berkisar 200 – 300 Watt, tergantung model rice cooker-nya. Ukuran dan berat juga variatif tergantung model rice cooker. Pada akhirnya saya tidak memilih rice cooker ini karena kurang suka bentuk rice cooker-nya dan juga dari pengalaman saya dengan produk Kris, entah kenapa jarang yang long lasting. Hahaha.

    PhotoGrid_1566297816830.jpg
    Picture from Tokopedia
  • Rice Cooker Mini Cosmos (CRJ-1031)
    Ini adalah rice cooker pilihan saya. Saya jatuh cinta pertama kali dengan desainnya yang elegan. Rice cooker yang modern karena menggunakan tombol digital. Fungsi 4 in 1: Masak nasi, Masak nasi cepat (Quick Cook), Masak Mi Instan, dan Menghangatkan (Warm). Bentuknya compact, bahkan kabelnya juga bisa digulung di bagian bawah panci. Dimensi: Diameter 18,8 cm dan tinggi 22,5 cm. Berat hanya sekitar 1,1 kg. Harga mulai dari 256 Ribu Rupiah di Market Place. Keberadaannya sangat sulit di temui di toko elektronik yang ada di mall. Voltase-nya standar 220 V – 50 Hz. Daya listriknya kecil, hanya 180 Watt. Hal ini menyebabkan proses memasak nasi jadi lebih lama, butuh sekitar 40 menit sampai dengan matang.

    P_20190815_134639_vHDR_Auto-01.jpeg
    Rice Cooker Mini Cosmos

P_20190815_140410_vHDR_Auto-01.jpeg

Sebenarnya penggunaan rice cooker mini ini selain buat travel, bisa juga diberdayakan untuk membuat makanan MPASI anak yang jumlahnya masih sedikit-sedikit itu, selain itu juga bisa digunakan untuk keperluan memasak nasi merah dalam porsi kecil. Terkadang tidak semua anggota keluarga mau makan nasi merah, oleh karena itu nasi merahnya bisa dimasak dalam porsi personal di rice cooker mini. Atau bisa juga sebagai pilihan rice cooker anak kos yang porsi makannya hanya seorang diri dan butuh watt yang kecil. Sekedar perbandingan dari segi daya listrik, rice cooker ukuran standar dan besar, biasanya memiliki daya listrik sekitar 350-400 Watt.

Review personal Cosmos CRJ-1031

Saya sudah menggunakan untuk memasak nasi merah di rice cooker ini. Hasilnya cukup bagus dan pulen. Tergantung jenis beras dan juga jumlah airnya. Kapasitas 0.3 Liter ideal untuk membuat 4 porsi nasi, tapi kalau porsi makan nasinya banyak sih mungkin hanya untuk 2 porsi. Hahaha. Tidak disarankan untuk memasak nasi terlalu banyak sampai kepenuhan di rice cooker ini dikarenakan nanti uap airnya akan meluber kemana-mana. Tipe rice cooker mini biasanya tidak dilengkapi dengan wadah tampungan uap air seperti rice cooker ukuran standar / besar.

Saya juga tidak menyarankan untuk menghangatkan nasi terlalu lama di rice cooker ini karena dari pengalaman saya, bagian bawah nasinya jadi agak mengeras. Kemungkinan hal ini dikarenakan panci teflonnya tidak setebal rice cooker ukuran standar / besar sehingga beresiko terpapar panas berlebih. Masalah ini bisa disiasati dengan mematikan rice cooker setelah nasi matang. Sisa nasi yang ada dipanaskan kembali sesuai kebutuhan (sesaat sebelum jam makan berikutnya).

Important Notes

Sehubungan dengan produk rice cooker Indonesia kebanyakan menggunakan voltase 220 V – 50 Hz, harap diperhatikan saat akan berkunjung ke negara yang memiliki voltase berbeda. Produk ini masih bisa digunakan pada negara dengan voltase 200 – 240 V, akan tetapi pada negara yang mengunakan voltase 100 – 120 V, seperti US dan Jepang, maka rice cooker ini tidak bisa digunakan kecuali kita menyediakan alat voltage converter. Selain itu perhatikan juga tipe colokan di tiap negara yang mungkin berbeda dari Indonesia sehingga butuh plug adaptorList voltase dan tipe colokan setiap negara di dunia bisa dilihat pada link berikut: https://www.worldstandards.eu/electricity/plug-voltage-by-country/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s