Pelunasan KPR BNI

Di penghujung tahun 2018 ini, ada satu berkat yang perlu saya dan suami syukuri, yaitu berhasil melunasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) rumah di Tangerang. Sebenarnya jangka waktu KPR yang dipilih adalah 15 tahun dan jatuh tempo-nya masih lama di tahun 2023. Tapi, saat ada rejeki lebih, menurut pak suami lebih baik dipakai untuk melunasi utang KPR ke bank, dalam hal ini adalah Bank Negara Indonesia (BNI). Kebetulan, suku bunga KPR dari BNI cukup tinggi, yaitu 13,5% flat dari awal memulai KPR. Daripada terus-terusan terjebak utang plus bunga, lebih baik segera dilunasi biar tenang. Biarlah hidup lebih sederhana demi membayar utang tapi yang penting sudah punya rumah sendiri. Hehe..

Proses administrasi pelunasan KPR ke pihak BNI ini sebenarnya gampang-gampang susah. Bagian tersulitnya adalah menghubungi bagian kredit BNI via telepon. Entah kenapa line telepon kantornya sibuk terus atau tidak diangkat. Akhirnya pak suami melakukan penelusuran di internet dan ketemu dengan blog http://ceritadewitentangdunianya.blogspot.com/2017/04/langkah-untuk-pelunasan-kpr-bni.html. Singkat kata, pak suami mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di dalam blog tersebut untuk melakukan proses administrasi pelunasan KPR BNI. Berikut ini adalah alur proses administrasi pelunasan KPR BNI yang dilakukan oleh pak suami:

  1. Kirim e-mail ke cc.pelunasan@bni.co.id dan menyampaikan niat kita untuk melakukan pelunasan KPR BNI segera. Tambahkan detail data nomor CIF (Customer Information File), nomor rekening BNI dan sisa saldo pinjaman terakhir (berdasarkan data dari rekening koran terbaru).
  2. Pihak BNI akan membalas e-mail kita via Customer Care Pelunasan BNI Griya. Tulisan e-mail balasan dari BNI adalah seperti berikut: “Sehubungan dengan rencana pelunasan atas fasilitas pinjaman BNI, berikut ini kami lampirkan formulir permohonan pelunasan sebelum jatuh tempo. Setelah diisi dan ditandatangani, harap dikirimkan kembali melalui e-mail. Proses pelunasan akan kami lakukan 1 bulan setelah permohonan tertulis kami terima. Pelaksanaan pelunasan dilakukan setiap tanggal 1 sampai dengan 20. Apabila permohonan tertulis kami terima lebih dari tanggal 20, maka proses pelunasan kami lakukan pada tanggal 1 sampai dengan 20 pada 2 bulan berikutnya.”.
  3. Mengisi formulir permohonan pelunasan dan mengirimkannya kembali ke e-mail Customer Care Pelunasan BNI Griya dengan menyertakan cc e-mail ke cc.pelunasan@bni.co.id.
  4. Pihak BNI akan membalas e-mail kita dengan informasi nominal pelunasan yang harus kita bayarkan. Selain itu ada tambahan keterangan sebagai berikut: “Dana dapat disetorkan ke nomor rekening taplus afiliasi yang biasa terdebet setiap bulannya, paling lambat tanggal 20 bulan berjalan. Mohon konfirmasi kembali apabila dana telah efektif di rekening taplus afiliasi untuk dilakukan pendebetan. Jika tidak ada konfirmasi sebelum tanggal 20, maka pelunasan tidak dapat diproses di bulan ini dan untuk angsuran dikenakan pendebetan seperti biasa.”.
  5. Setorkan dana sesuai nominal pelunasan ke rekening taplus afiliasi dan kemudian konfirmasi kembali via e-mail ke pihak Customer Care Pelunasan BNI Griya dengan menyertakan cc e-mail ke cc.pelunasan@bni.co.id.
  6. Pihak BNI akan membalas e-mail kita untuk menginformasikan proses pendebetannya dan menyatakan bahwa KPR kita dinyatakan telah lunas.
  7. Pihak BNI akan menghubungi kembali kita via e-mail untuk jadwal pengambilan dokumen jaminan terkait: Sertifikat rumah, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), surat keterangan lunas, surat roya, dll.
  8. Datang sesuai waktu dan tempat yang telah ditunjuk oleh BNI untuk melakukan pengambilan dokumen. Biasanya dilakukan di hari dan jam kerja. Suami saya waktu itu disuruh datang ke Wisma BNI Pejompongan Lantai 3, jalan Raya Pejompongan, Bendungan Hilir, Tanah Abang. Dokumen yang harus dibawa untuk pengambilan dokumen jaminan adalah:
    – KTP Asli
    – Buku Tabungan
    – Fotokopi Perjanjian Kredit.
    Pengambilan dokumen jaminan tidak bisa diwakilkan ke pihak lain.

Setelah menerima semua dokumen jaminan dari pihak BNI, sebagian besar tugas kita sudah selesai. Tinggal mengurus satu hal lagi, yaitu surat roya ke Badan Pertanahan Nasional. Surat roya adalah surat/dokumen pencoretan sertifikat hak tanggungan yang dimiliki bank karena pihak kreditur telah melunasi semua kewajiban untuk membayarkan semua cicilannya.

Untuk masalah surat roya tidak akan saya bahas disini karena kebetulan pak suami belum sempat mengurusnya ke kantor Badan Pertanahan Nasional. Nanti akan saya update lagi di post terpisah, khusus untuk membahas masalah roya.

5 pemikiran pada “Pelunasan KPR BNI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s