Catatan Perjalanan Hong Kong – Macau – Shenzhen (Day 5)

… Sambungan “Cerita Perjalanan Hong Kong – Macau – Senzhen (Day 4)”…

Hari ini kami manfaatkan untuk explore Hong Kong saja sebelum besok balik lagi ke Jakarta. Agenda hari ini cukup santai dan ga hectic seperti biasa. Efek dari agenda yang padat beberapa hari sebelumnya bikin encok dan kaki pegel, mungkin faktor usia juga ya, hahaha.

Minggu, 17 Mei 2015

  1. Ngong Ping Village
    Objek wisata di Ngong Ping Village ini adalah Big Buddha, yaitu patung Buddha ukuran besar yang terletak diatas bukit. Mirip dengan Big Buddha di Phuket. Untuk menuju Big Buddha kita harus menaiki 250 anak tangga menuju puncak bukit. Lumayan bikin pegal kaki lah, hehe. Saat sampai disana udara-nya dingin khas dataran tinggi gitu. Plus ada hujan angin kabut juga menjelang pulang. Jadi jangan lupa bawa payung dan jaket ya (kalau ga tahan udara dingin). Ngong Ping Village ini ga terlalu besar banget area-nya. Banyak toko yang jual aksesoris, oleh-oleh dan makanan. Untuk yang mau makan hemat juga ada Sevel disini koq, hahaha.
    Untuk menuju Ngong Ping Village ada 2 alternatif yaitu via bus dan cable car. Kalau kami sih lebih memilih cable car karena lebih cepat sampainya dan juga mau melihat pemandangan Hong Kong dari atas cable car. Cable car ini ada 2 tipe kabin, yaitu crystal cabin dan standard cabin. Keistimewaan crystal cabin adalah lantai cabin-nya terbuat dari kaca kristal tembus pandang, jadi kita bisa melihat pemandangan 360 derajat. Saya memilih standard cabin aja karena lebih murah tentunya dan saya adalah tipe orang yang takut ketinggian. Untuk round trip ticket harganya jauh lebih murah yaitu HKD 165 per orang. Perjalanan ditempuh selama 30 menit.
    2015517124523
    2015517132239Untuk menuju Ngong Ping Cable Car Terminus dari apartemen kami, kami naik MTR dari stasiun Kowloon dan turun di Tung Chung. Kemudian lanjut cable car ke Ngong Ping. Sebelum naik cable car kami berkunjung ke City Gate Outlet yang berdekatan dengan stasiun MTR Tung Chung. Kami pergi ke money changer yang terletak di B2 mall ini dan ternyata rate-nya cukup bagus lho. Kami menukarkan mata uang RMB kemarin yang kelebihan menjadi mata uang HKD. Setelah itu kami jalan-jalan sambil survey harga di toko-toko brand ternama, membandingkan harga item yang sama dengan di Indonesia. Menurut saya ga terlalu beda jauh ya, paling beda sekitar 30 – 50 ribu rupiah per item dengan yang di Indonesia. Makanya saya heran koq orang-orang bilang belanja di Hong Kong jauh lebih murah. Mungkin kalau beli dalam jumlah banyak kali ya baru dapat special price. Waktu itu saya cuma beli baju kaos Giordano aja, 4 pcs dapat harga promo HKD 199. Di toko Giordano itu banyak sekali turis dari Indonesia yang belanja, hehe. Untuk makan kami memilih makan di food court mall, nama food court-nya adalah Food Republic. Lumayan terjangkau lah harga makanannya.
  2. Disneyland Hong kong
    Selesai dari Ngong Ping kami mampir ke Disneyland Hong Kong. Menikmati suasana Disneyland yang gratisan tanpa harus masuk ke theme park-nya, hehe. Kenapa kami ga mau masuk ke theme park-nya? Konon dari info yang saya dapat, wahana di Disneyland Hong Kong ini lebih cocok untuk anak kecil, kalau masuk kesana tanpa bawa anak pasti akan bosen katanya, kecuali kamu adalah fans maniak Disney, hehe. Karena ga masuk theme park-nya kami foto-foto di gerbang masuknya, tamannya, dermaganya dan bahkan kami juga masuk ke hotel-hotel di kawasan Disneyland ini. Ada 2 hotel di Disneyland ini yaitu: Hong Kong Disneyland Hotel dan Disney’s Hollywood Hotel. Hong Kong Disneyland Hotel didesain bergaya Victorian Classic dengan banyak pernak-pernik Mickey Mouse sebagai salah satu tokoh Disney. Disney’s Hollywood Hotel didesain lebih casual dan tetap dengan pernak pernik Mickey Mouse. Untuk harga, lebih murah menginap di Disney’s Hollywood Hotel daripada Hong Kong Disneyland Hotel. Detail harga bisa dilihat di website-nya https://www.hongkongdisneyland.com/hotels. Ada free shuttle bus juga dari stasiun MTR Disney ke hotel-hotel tersebut. Kalau jalan kaki memang agak jauh sekitar 15 – 20 menit.
    2015517155146 2015517155352
    2015517160414
    2015517161116
    20155171638112015517171405 2015517174019Untuk pergi ke Disneyland ini, kami dari Tung Cung naik MTR dan turun di stasiun Sunny Bay. Dari Sunny Bay ini akan ada kereta ke Disneyland. Keretanya lucu lho, jendelanya bentuk kepala Mickey Mouse dan interiornya banyak patung tokoh Disney.
  3. Ladies Market
    Tempat ini semacam Chatuchak Weekend Market kalau di Bangkok, hanya saja Ladies Market ini tidak hanya buka pas weekend tapi setiap malam dan dengan susunan tenda jualan yang tidak beraturan. Tidak dipisahkan per kategori. Agak susah menjelajahi tempat ini karena ramainya pengunjung. Saking banyaknya orang Indonesia yang belanja disini, beberapa tenda jualan menuliskan harga dan keterangan jualannya dalam bahasa Indonesia lho! Saya ga belanja banyak disini, cuma beberapa pernak pernik aja yang dibeli, karena kalau dilihat barang jualannya mirip-mirip kayak di ITC gitu deh. Lagian uang HKD kami sudah sekarat dan disini susah cari money changer yang mau terima IDR.
    Untuk menuju tempat ini, naik MTR dan turun di stasiun Mong Kok, ambil exit E2. Untuk makanan banyak kedai-kedai kecil gitu di pinggir tenda-tenda jualan tapi menurut kami suasananya kurang nyaman. Kami memilih makan di resto yang bernama Cafe de Coral. Tak disangka harga makanannya cukup murah dan lebih nyaman (AC, ada toilet, dan ga berdesak-desakan). Setelah tersesat sana sini di Ladies Market, kami ke Langham Place mall untuk kemudian naik MTR dari basement Langham Place ke arah pulang. Sebelum naik MTR kami singgah sebentar di supermarket di Langham Place ini untuk beli drinking water dan snack. Ternyata.. drinking water sini harganya jauh lebih murah dari di Sevel! Bisa beda sampai HKD 5 per botol, ckck. Tapi apa daya ya, yang dekat apartemen cuma Sevel aja.

Catatan:

  • Kalau ke Ladies Market dan niat belanja, bawa uang HKD yang cukup. Kalau perlu ke money changer, siapin uang dalam mata uang negara-negara besar seperti USD, SGD, dll.. IDR kurang laku disini. kalau ada pun nilai tukarnya rendah banget dan bikin rugi.
  • Hati-hati pickpocket di Ladies Market soalnya tempatnya ramai banget

Review Today Expenses:

  • Top up Octopus Card at Sevel for 2 person: HKD 200 = IDR 339.800
  • Shopping at Giordano City Gate Outlet: HKD 199 = IDR 338.101
  • Cable Car Ngong ping Round Trip for 2 person: HKD 330 = IDR 560.670
  • Lunch at Food Republic: HKD 96 = 163.104
  • Dinner at Cafe de Coral: HKD 80 = IDR 135.920
  • Shopping at Ladies Market: HKD 30 = IDR 50.970
  • Supermarket at Langham Place: HKD 63 = IDR 107.037

Total Today Expenses in IDR = 1.695.602

(Exchange Rate kami sesuai yang ditukarkan ke money changer per 11 Mei 2015: HKD = 1699, CNY = 2114, SGD = 9855)

To Be Continued

Catatan Perjalanan Hong Kong – Macau – Shenzhen (Day 4)

… Sambungan cerita “Catatan Perjalanan Hong Kong – Macau – Shenzhen (Day 3)”…

Hari ini kami merencanakan berkunjung ke Shenzhen. Untuk memasuki negara ini dibutuhkan visa. Kita bisa mengurus visa saat di Indonesia dengan pergi ke Kedubes Cina atau melalui Visa on Arrival (VoA) seperti yang saya lakukan. Mengurus VoA di Shenzhen cukup mudah, tinggal isi formulir dan bayar RMB 168 per orang di loket. VoA ini berlaku selama 5 hari dan hanya berlaku di negara Shenzhen saja. Kita tidak bisa menggunakan visa ini untuk bepergian ke negara Cina lainnya. Kebetulan suami saya sudah ada visa Cina yang masih berlaku karena sebelumnya dia ada bussines trip ke negara Cina beberapa bulan sebelumnya. Jadi cuma saya aja yang perlu urus VoA.. lumayan deh hemat budget RMB 168, hihihi. Bahasa yang dominan di Shenzhen adalah bahasa Mandarin, cuma sedikit orang yang bisa bahasa Inggris. Mata uang yang digunakan adalah CNY (Chinese Yuan) atau biasa dikenal RMB.

Dari Hong Kong untuk menuju Shenzhen cukup mudah. Dari apartemen kami, kami jalan kaki ke stasiun MTR Austin untuk kemudian naik MTR ke arah East Tsim Sha Tsui. Turun di Hung Hom lanjut naik ke kereta jurusan Lo Wu. Perjalanan dari apartemen sampai tiba di stasiun Lo Wu ini memakan waktu 1 jam dengan biaya HKD 41,1. Karena berencana untuk one day trip saja, kami memang berangkat dari apartemen agak pagi. Sesampainya di Lo Wu, sebelum melalui imigrasi Shenzhen, saya mengurus VoA dulu di lantai 2. Loket VoA di Lo Wu ini buka dari 7 A.M. sampai malam (tapi lupa sampai jam berapa-nya). Tapi banyak cerita juga dari blog yang saya baca kalau kantor VoA ini bukanya suka-suka hati. Kadang bisa tutup tiba-tiba juga. Jadi memang untung-untungan juga deh mengurus VoA ini.

Setelah melewati imigrasi Shenzhen, kita masuk ke stasiun MRT Senzhen yang bernama Luo Hu. kami mengurus token untuk menaiki Metro Shenzhen (Subway di Shenzhen disebut Metro). Kami beli token sekali perjalanan saja, beli-nya di mesin token yang mirip kayak ATM. Tenang aja karena ada bahasa Inggrisnya koq. Tinggal tap aja mau turun di stasiun mana dan berapa byk mau beli token-nya. 1 orang 1 token lho ya.

Sabtu, 16 Mei 2015

  1. Windows of The World (WoW)
    Ini adalah tujuan pertama kami setibanya di Shenzhen. WoW adalah theme park yang berisi replika miniatur dari objek-objek wisata diseluruh dunia. Miniatur dibuat sedetail mungkin seperti aslinya. Lokasi miniatur dibagi sesuai benuanya: Asia, Amerika, Eropa, Afrika dan Oseania. Beberapa miniatur tampak kurang perawatan sehingga agak kusam. Tapi dengan sudut foto yang tepat kamu seakan-akan sedang berada di bangunan aslinya. Intinya sih tempat ini untuk memperkenalkan objek-objek wisata di seluruh dunia. Wajib foto-foto kalau disini! Kalau belum mampu untuk tur keliling dunia, coba lah ke WoW Shenzhen ini dulu. Dijamin bakal banyak yang “tertipu” dengan fotomu dengan latar belakang landmark terkenal di dunia. Teman saya aja banyak yang menyangka saya habis ikut Europe Trip karena ada foto saya berlatar belakang Eiffel Tower, Kincir Angin, dll. Padahal sih ya foto itu diambil di WoW, wkwk. Di tempat ini kamu ga akan menemukan miniatur landmark dari negara Cina karena semua yang berhubungan dengan miniatur landmark Cina adanya di Splendid China Folk Culture Village (tempat kunjungan kami selanjutnya). Di beberapa area di WoW ini ada live show-nya juga di waktu-waktu tertentu. Saat itu kami berkesempatan menyaksikan pertunjukan tari Afrika, hehe. Keterangan lebih lanjut bisa dicek di website-nya langsung http://en.szwwco.com.
    Untuk menuju WoW dari Stasiun Lo Wu tadi, naik metro dan turun di stasiun Windows of The World. Biaya metro adalah RMB 5 per orang. Harga tiket masuk untuk WoW ini adalah RMB 180 per orang. Untuk mengelilingi semua area WoW dengan berjalan kaki dibutuhkan waktu 3 jam (ini karena keseringan stop di suatu tempat untuk foto-foto, hehe). Ada juga opsi naik kereta atau mobil keliling sih dengan charge tertentu, tapi kemarin kami memilih jalan kaki keliling aja biar lebih hemat, sekalian olahraga dan bisa lebih bebas berhenti di spot-spot tertentu untuk foto.
    Untuk makanan, di dalam WoW sendiri banyak counter-counter makanan, hanya saja waktu itu kami lunch dulu di KFC di luar WoW (sebelum entrance) karena sudah kelaparan. Lagi-lagi KFC disini ini ga ada yang jual paket nasi. Makannya cuma pakai french fries aja dan ga dikasih saus sambal pula! Jadi kalau kamu yang biasa makan dengan saus sambal, please bring your own chili sauce.

    Pohon Sakura di WoW
    Pohon Sakura di WoW
    Kincir Angin di WoW
    Kincir Angin di WoW

    Eiffel Tower
    Eiffel Tower
  2. Splendid China Folk Culture Village
    Kami tiba di tempat ini sekitar 04:00 P.M. Nah kalau tempat ini isinya semua tentang negara Cina, dari miniatur replika Tembok Cina sampai istana dan kuil-kuil terkenal yang ada di Cina. Tempat ini jauh lebih terawat dibanding WoW. Taman-tamannya bersih, cantik dan bikin betah melihatnya.
    2015516181415
    2015516185335
    Ada pertunjukan live show juga di tempat ini dengan jadwal tertentu. Saat kesana kami berkesempatan menyaksikan 2 live show:
    a) Dancing Show in Traditional Chinese Costumes New Oriental Apparel. Show time: 05:00 P.M
    2015516175932
    b) Dragon & Phoenix Show. Show time: 07:30 P.M
    Kita bisa menonton gratis pertunjukkan tari ini dengan menukarkan tiket masuk Splendid China Folk Cultural Village milik kita di counter tiket yang tersedia. Kemudian kita akan mendapatkan tiket show dengan nomor kursi tertentu. Pertunjukan tari berlangsung selama 1 – 1,5 jam dan dimulai tepat waktu. Jadi jangan sampai telat ya. Show ini biar kategori free tapi tetap spektakuler lho. Bagus banget penampilannya. Tata cahaya panggung, panggung, penari, kostum, cerita semuanya berkolaborasi membentuk pertunjukkan yang hebat. Ga heran pertunjukkan ini dapat penghargaan dari pemerintah Cina. Walaupun bahasa pengantarnya dalam bahasa Mandarin, tapi ada terjemahannya dalam bahasa Inggris di layar proyektornya.
    2015516201220 Menuju ke tempat ini kami naik Metro (subway) dari WoW, tentu saja beli token dulu. Harga RMB 2 per orang. Turun di stasiun Overseas China Town (OCT). Jalan kaki keluar dari stasiun metro menuju entrance Splendid China Folk Culture Village ini ga jauh koq.
    Untuk makanan, di dalam Splendid China Folk Culture Village banyak yang jualan makanan. Tapi saat itu karena lapar habis keliling di WoW, kami makan dulu di stasiun Metro WoW, ada kumpulan resto Street Food gitu plus ada McD juga. Jadi pas di Splendid China Folk Culture Village kami ga beli makan lagi. Selesai dari Splendid China Folk Culture Village dan pas mau balik ke Hong Kong malam harinya, kami sempatin makan di sebuah kedai di stasiun Luo Hu (stasiun yang berbatasan dengan Lo Wu untuk menuju Hong Kong). Waktu sudah menunjukkan pk. 10:00 P.M saat kami memasuki Lo Wu untuk pulang kembali ke Hong Kong.

Catatan:

  • Kalau kamu bepergian ke Shenzen sekitar Mid May seperti kami, siap-siap bawa payung karena pas kami disana sering hujan
  • Sebaiknya tukar RMB pas lagi di Indonesia aja karena agak susah mencari money changer dengan kurs bagus disini, belum pula kendala bahasa yang digunakan disana.

Review Today Expenses:

  • VoA Shenzhen for 1 person: RMB 168 = IDR 355.152
  • Breakfast at Sevel: HKD 17,9 = IDR 37.840
  • Top up Octopus Card at Sevel for 2 person: HKD 100 = IDR 211.400
  • Admission fee WoW for 2 person: RMB 360 = IDR 761.040
  • Lunch at KFC WoW: RMB 55 = IDR 116.270
  • Metro Shenzhen for 2 person: RMB 24 = IDR 50.736
  • Ice cream at McD: RMB 11 = IDR 23.254
  • Ybox Mie Snack: RMB 15 = IDR 31.710
  • Admission fee Splendid China Folk Culture Village for 2 person: RMB 320 = IDR 676.480
  • Dinner at Luo Hu Stastion: RMB 104 = IDR 219.856

Total Today Expenses in IDR = 2.483.738

(Exchange Rate kami sesuai yang ditukarkan ke money changer per 11 Mei 2015: HKD = 1699, CNY = 2114, SGD = 9855)

To Be Continued