Lumpia Bumbu Kari

2015-04-14-14-23-05_deco[1]

Siapa yang ga senang dengan lumpia / spring roll? Dari anak kecil sampai dewasa pasti suka. Kulit yang renyah berpadu dengan isiannya yang enak pasti bikin ketagihan. Berniat membuat lumpia yang agak beda dari biasanya, kali ini saya membuat isian lumpia pakai bumbu kari. Resep isian ini saya ambil dari blog JTT. Kalau kulit lumpianya saya beli jadi aja karena beberapa kali bikin tekturnya kurang tipis (kurang ahli dalam dadar mendadar nih). Daripada stress sendiri bikin kulit lumpianya, mending milih yang praktis aja deh ;p Sebenernya isinya tetap sayur-sayuran wortel dan kentang, cuma yang membedakannya ya bumbu kari itu, bikin cita rasanya berbeda. Saya lebih suka lumpia isi sayuran dan tanpa rebung gini krn ga kuat dengan bau rebung kaya di lumpia semarang gitu. Untuk isiannya saya hanya membuat setengah resep saja dari resep JTT berikut (karena cuma untuk makan 2 orang aja di rumah, saya dan suami), jadinya sekitar 18 lumpia. Di tiap lumpia juga saya tambahin irisan telur rebus biar tambah enak.

Lumpia Kari

Bahan:

  • 500 gram wortel, potong dadu kecil
  • 500 gram kentang, potong dadu kecil, rendam air agar tidak berubah hitam selama kentang diiris.
  • 4 batang daun bawang, iris halus
  • 2 batang daun seledri, cincang halus
  • 250 gram daging ayam cincang (saya pakai daging sapi giling)
  • 1-2 buah telur, rebu sampai matang, iris tipis
  • 50 ml air untuk merebus
  • 1 pak kulit lumpia siap jadi (saya pakai merk KG Pastry ukuran 19 x 19 cm)

Bahan Perekat Kulit Lumpia: 1 sdm tepung terigu dicampur sedikit air sampai terbentuk cairan kental

Bumbu:

  • 5 siung bawang putih, cincang halus
  • 7 siung bawang merah iris tipis
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt kaldu bubuk (jika suka)
  • 2 1/2 sdt bumbu kari bubuk siap pakai
  • 1 sendok makan garam
  • 2 sdm gula pasir
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 1/2 sdt cengkeh bubuk
  • 1 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak. Tumis bawang merah dan putih sampai harum dan berubah warna jadi transparan.
  2. Masukkan daging cincang, aduk sampai berubah warna
  3. Tambahkan wortel dan kentang, aduk rata. Masukkan sisa bumbu yang lain. Tambahkan air, rebus sampai air menyusut. Icipi rasanya dan sesuaikan dengan selera.
  4. Terakhir masukkan seledri dan daun bawang, aduk rata. Angkat dan dinginkan. Jangan memasukkan isian lumpia ke dalam kulit lumpia kalau masih panas, nanti bisa bolong kulitnya.

Cara Mengisi Lumpia:

  1. Ambil 1 lembar kulit lumpia, masukkan 1 1/2 sdm isian dan beri irisan telur rebus.
  2. Lipat sisinya seperti melipat amplop
  3. Rekatkan ujung kulitnya dengan bahan perekat.

Beef Teriyaki

Selama ini nyoba-nyoba berbagai resep Beef Teriyaki di internet belum ketemu yang sesuai selera, menyerupai restoran cepat saji ala Jepang. Eh, iseng-iseng ngubek resep di grup facebook NCC, ketemu resep Beef Teriyaki dari Mba Nicke JJ. Begitu dicoba rasanya enaakk lho, sesuai selera lah. Kalau sudah bisa membuat Beef Teriyaki sendiri di rumah, ga perlu lagi deh kita beli diluar, yang jelas lebih sehat dan tentu saja hemat 😉

Bahan:

  • 250 gram daging sapi yang diiris tipis
  • 1/2 buah bawang bombay, iris memanjang
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdm saus tomat (saya pakai merk Del Monte) atau sesuai selera
  • 1 sdm saus teriyaki (saya pakai merk Saori) atau sesuai selera
  • 1 sdm kecap inggris atau sesuai selera
  • 1 sdm kecap manis atau sesuai selera
  • 1/4 buah paprika, potong bentuk kotak (saya pakai paprika warna merah)
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Air secukupnya untuk merebus daging sampai empuk

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang putih sampai harum, masukkan daging. Tumis sampai daging berubah warna, beri merica dan sedikit garam (tidak usah banyak garam karena nanti ada rasa asin dari kecap inggris).
  2. Masukkan air. Masak daging sampai 3/4 matang baru masukkan semua bumbu kecap. Lanjutkan merebus sampai daging empuk. Icipi rasanya, kalau belum pas bumbu kecap bisa disesuaikan.
  3. Ditempat lain, tumis bawang bombay dan paprika sampai harum dengan sedikit minyak. Campurkan bawang bombay dan paprika dengan daging ketika akan dihidangkan

Buncis Szechuan

Bosan dengan buncis cah bawang putih or cah saus tiram? Cobain deh resep ini. Mudah dan enak. Bisa dijadikan sebagai lauk juga lho. Saya dapat resep ini dari blog JTT idola saya. Karena saat itu saya tidak punya stok daging ayam giling, saya menggantinya dengan daging sapi giling. Berikut resepnya:

Bahan:

– 1 ikat baby buncis (sekitar 30 buah baby buncis, siangi ujungnya dan biarkan utuh)
– 300 gram daging ayam cincang (saya pakai daging sapi giling)

Bumbu:

– 2 sdm minyak untuk menumis
– 1/2 butir bawang bombay, cincang kasar
– 4 siung bawang putih, cincang halus
– 3 buah cabai merah besar, buang biji rajang halus
– 5 butir cabai rawit merah, iris serong tipis
– 1 sdm saus tiram
– 2 sdm saus tomat
– 1 sdm gula pasir
– 2 sdm kecap manis
– 1/2 sdm kecap asin
– 1/2 sdt merica bubuk atau sesuai selera
– 1/2 sdt garam atau sesuai selera
– 100 – 200 ml air
– 1/2 sdm tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air untuk mengentalkan masakan

Cara membuat:

  1. Siapkan wajan, panaskan 2 sdm minyak
  2. Tumis bawang bombay hingga harum dan berubah transparan, gunakan api sedang saat memasak.
  3. Tambahkan bawang putih cincang dan tumis hingga harum dan bawang matang terlihat sedikit kuning kecoklatan.
  4. Tambahkan cabai iris, aduk rata dan tumis hingga layu.
  5. Masukkan daging ayam cincang (saya pakai daging sapi giling), masak dan tumis sambil diaduk-aduk hingga daging berubah warna menjadi pucat dan tidak pink lagi.
  6. Tambahkan saus tiram, saus tomat, gula pasir, kecap asin, kecap manis, merica, garam. Aduk tumisan hingga rata.
  7. Tuangkan air dan larutan maizena, masak hingga mendidih. Cicipi rasanya, sesuaikan gula dan garam. Angkat, sisihkan.
  8. Siapkan wajan bersih. Beri sekitar 2 sendok makan minyak dan panaskan, tumis buncis hingga permukaannya tampak layu dan berubah warna menjadi sedikit gelap, sekitar 5 menit, aduk-aduk selama buncis ditumis agar matangnya merata.
  9. Angkat buncis dan tata di piring saji. Siramkan tumisan daging di atas buncis

Ayam Goreng Kalasan

Ayam Goreng Kalasan
Ayam Goreng Kalasan

Resep ayam goreng nusantara memang ga ada habis-habisnya deh, banyak banget beredar resep ayam goreng. Minggu lalu saya berkesempatan mencoba resep Ayam Goreng Kalasan dari blog Catatan Nina. Saya memang pecinta Ayam Goreng Kalasan. Dulu sewaktu kos di Grogol ada depot yang menjual Ayam Goreng Kalasan kesukaan saya. Bumbunya meresap ke dalam ayam, manis dan gurih, nikmat dimakan dengan sambalnya dan nasi panas 🙂 Nah, hasil eksekusi resep dari Catatan Nina ini menurut saya mendekati Ayam Goreng Kalasan di Depot langganan saya itu. Berikut resepnya:

Bahan:

  • 1 ekor ayam kampung muda, potong sesuai selera
  • 1000 ml air kelapa (kalau tidak ada bisa diganti air biasa), jumlah air ini disesuaikan dengan ayamnya, kalau ayam sudah empuk sebelum 1000 ml tidak usah ditambah lagi airnya.
  • 125 gram gula merah, sisir halus
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas lengkuas, memarkan
  • 1 buah asam jawa, larutkan dengan sedikit air
  • Minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus:

  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sdm garam atau sesuai selera

Cara Membuat:

  1. Campurkan ayam, bumbu halus, daun salam dan air asam jawa
  2. Tambahkan air kelapa kemudian rebus diatas api sedang sampai air menyusut, angkat dan sisihkan
  3. Panaskan minyak, goreng ayam hingga agak kecoklatan warnanya.

Soft Bread (Roti Empuk) NCC

Resep roti ini sangat terkenal diantara para bakers. Resep ini berasal dari Bu Fatmah Bahalwan sang empunya NCC. Saya sudah beberapa kali ini membuat roti tapi baru kali ini mencoba dengan resep ini. Rotinya benar-benar empuk dan dengan penyimpanan yang tepat, empuknya bisa bertahan sampai 3 hari. Pas di oven menjelang matang, aroma rotinya harum menggugah selera. Pas lagi hangat-hangatnya rotinya lembut banget kayak kapas gitu. Padahal saya menguleninya cuma bisa sampai kalis, ga sampai elastis (kalau ditipiskan dan ditarik akan membentuk lapisan yang tidak mudah putus). Kenapa ga bisa sampai elastis? Karena saya hanya menggunakan mixer kecil Phillips, setelah setengah kalis, saya lanjut menguleni pakai tangan karena takut mixernya ga kuat ngadonnya (adonan roti kan berat). Menguleni pakai tangan (manual) ini butuh tenaga tentunya. Saya sudah menguleni adonan selama 15 menit tapi masih belum elastis juga (konon katanya butuh sekitar 30 menit supaya bisa elastis kalau uleni pakai tangan), jadi saya biarkan aja deh dengan kondisi kalis saja (ga sampai elastis). Kalau anda punya mixer khusus roti seperti merk-merk mahalan itu, anda ga usah repot-repot deh menguleni pakai tangan kayak saya. Tinggal duduk manis 15 menit nunggu adonan di mixer jadi kalis elastis, hehe. Waktu mencoba resep ini, saya merasa kelamaan waktunya pas proofing ke-2 karena saat itu saya asyik teleponan sama Mama. Eh pas nengok rotinya udah ngembang banget dia. Tapi tetap jadi dan enak koq. Berikut resepnya yang saya ambil dari NCC dan saya modifikasi sedikit:

Bahan :

  • 500 gr tepung terigu protein tinggi (saya pakai merk Cakra Kembar)
  • 100 gr gula pasir
  • 25 gr susu bubuk full cream
  • 100 gr mentega (saya pakai margarin saja karena pengiritan, hehe)
  • 11 gr ragi instant (saya pakai merk Haan 1 sachet)
  • ½ sdt bread improver (saya pakai merk Baker’s Bonus)
  • 4 btr kuning telor (saya pakai 1 telur utuh + 1 kuning telur)
  • 300 ml air es (saya ganti dengan susu cair low fat dingin)
  • ½ sdt garam

Bahan Olesan: 1 bh uning Telur dicampur sedikit susu (Kalau saya cuma pakai 1 putih telur aja)

Cara Membuat:

  1. Campur semua bahan kering, aduk rata. Setelah memastikan ragi telah bercampur rata dengan tepung dan gula, masukkan garam, aduk rata. (kalau ragi belum bercampur rata dan kena garam maka raginya akan mati).
  2. Masukkan air 200ml dan telur, aduk dan uleni sampai setengah kalis. Kalau adonan kurang basah bisa ditambahkan sisa airnya sesuai kebutuhan.
  3. Masukkan margarin, uleni lagi sampai kalis elastis.
  4. Bulatkan adonan dan istirahatkan sampai mengembang 2x lipat (sekitar 45-60 menit)
  5. Kempeskan adonan dan uleni sebentar, timbang, potong dan bentuk adonan sesuai selera.
  6. Istirahatkan kembali adonan yang sudah dibentuk pada loyang yang telah diolesi margarin hingga mengembang 2x lipat (sekitar 45-60 menit)
  7. Oven dengan suhu 180 derajat celcius selama 20-30 menit (tergantung besar kecilnya roti)

Adonan ini saya gunakan untuk membuat roti tawar dan burger bun karena saya malas membuat roti isi. Menurut saya teksturnya sih oke tapi agak manis ya, memang lebih cocok untuk jadi roti isi deh kayaknya. Next time kalau bikin roti tawar dan burger bun lagi mungkin saya akan kurangi gulanya jadi 70 gram aja.

Saya pernah membuat roti dengan metode water roux / Tangzhong sebelum ini. Menurut saya apabila dicompare dengan resep ini, saya lebih suka hasilnya resep ini karena beberapa kali nyobain metode water roux ini pasti rotinya ada rasa pahit-pahitnya gitu. Kalau pakai resep NCC ini enak rotinya (apalagi saya pakai susu di adonannya jadi harum dan manis gurih rotinya).